Nitya karma puja

  • by
Tri Hita Karana
69 / 100

Jenis Mantra menurut waktu penggunaannya

Menurut waktu penggunaannya mantra dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu: Nitya karma puja dan Naimitika Karma Puja

Nitya Karma Puja

Nitya karma puja yaitu pengucapan mantra yang dilaksanakan setiap hari secara rutin, misalnya seperti Puja Tri Saṇdhya, yang dilaksanakan setiap hari. Nitya Karma Puja ada dua jenis, yaitu:

Saṇdhyā Vandanā atau Saṇdhyŏpāsanā :
Yaitu pemujaan yang dilakukan pada setiap pertemuan waktu. Artinya doa dan pemujaan yang dipersembahkan kepada Tuhan; pada pertemuan waktu (saṇdhi) malam hari dengan pagi hari, tengah hari dan pertemuan antara sore hari dengan malam.
Saṇdhyŏpāsanā harus dilakukan pada saat Saṇdhya yang tepat. Agar mendapat manfaat yang sebesar-besarnya berupa Brahma Teja (Pencerahan Brahman).  Karena pada tiap-tiap Saṇdhya itu terdapat perwujudan kekuatan khusus yang akan lenyap apabila Saṇdhya tersebut berlalu.
Kekuatan-kekuatan khusus tersebut dapat memotong rantai saṁsara masa lalu. Dan mengubah seluruh situasi masa lalu seseorang, serta memberikan kemurnian dan keberhasilan setiap usaha. Dan menjadikannya penuh daya serta ketenangan.
Pelaksanan Saṇdhya mutlak diperlukan bagi seseorang yang menelusuri jalan kebenaran. Pelaksanaan Saṇdhya merupakan kombinasi dari Japa Upāsana, Svadhyāya, Meditasi, Konsentrasi, Āsana, Praṇāyāma, dan lain sebagainya.
Pelaksanaan Saṇdhyŏpāsanā bersifat wajib. Perlu dipelajari tata tertib pelaksanaannya agar memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya. Karena kalau tidak dilaksanakan akan menimbulkan Pratyavaya Doṣa karena lalai, dan jelas akan kehilangan Brahmma Teja atau kecemerlangan spiritual.
Japa atau Namasmaranaṁ :
Yaitu pemujaan yang dilakukan untuk mengagungkan nama-nama suci Tuhan dengan cara menyebut secara berulang-ulang. Dapat pula dibantu dengan mala/rudraksa/ruas jari tangan atau menuliskannya di buku secara terus-menerus/berulang-ulang.

Advertisements

Naimitika Karma Puja

Naimitika Karma Puja, yaitu pengucapan mantra yang dilakukan secara insidential pada waktu-waktu tertentu saja.
Misalnya: mantra yang diucapkan ketika upacara abhiseka, peletakan batu pertama, dalam berbagai saṁskāra, Purnama, Tilem, dan sebagainya.
Dalam pelaksanaannya Naimitika Karma Puja ini ada yang berdasarkan Panca Wara, Sapta Wara, Wuku, Sasih/Bulan, Varsa/tahun. Berbagai kejadian yang dianggap penting, seperti Gerhana Matahari, Gerhana Bulan, Wabah, tempat angker, dan sebagainya.

Advertisements

Tinggalkan Balasan