Share this post on:

Apa itu Iskcon atau Hare krishna ?

Ajaran Iskcon atau yang lebih dikenal dengan sebutan Hare Krishna mendapat penolakan dari berbagai kalangan masyakat Bali khususnya dari masyarakat adat terkait ajaran kesadaran Krishna (Krishnaisme).

ISKCON (International Society for Krishna Consciousness) dengan ajarannya Hare Krishna  berpusat di New York, USA. Pengikut ajaran ini berasal dari umat lintas agama baik Islam, Kristen, Budha, Katolik.

Kajian tentang Hare Krishna

Kajian Hare Krishna Oleh; DR, Drs. I Nyoman Ananda, Mag Dekan Fak Dharma Duta Universitas Hindu Negeri (UHN) IGB Sugriwa, Denpasar

1. ISKCON menempatkan Krsna sebagai Tuhan tertinggi, wujud asli Tuhan (Personalitas Tuhan / Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa), tubuhnya tidak abadi dan di klaim menjelma kembali sebagai Sri Krishna Chaitanya Mahaprabhu (1486–1534) di Benggala Barat (Navadvipa).

HINDU memposisikan Sri Krsna sebagai salah satu avatara dewa Visnu dalam “ Dasa Awatara Wisnu “ dan mengakui konsep ishta dewata atau dewa pilihan yang dipuja sebagai Yang Maha Kuasa sekaligus mengakui ishta orang lain karena semua dewa adalah manifestasi dari Brahman yang Esa (Tuhan Yang Maha Esa).

2. ISKCON (Prabhupada) menafsirkan Bhagavadgita secara sempit hanya menerima jalan bhakti sebagai yang tertinggi dan mengklaim ajaran merekalah yang paling cocok untuk umat manusia pada jaman Kali.

HINDU menerima Bhagavadgita apa adanya yang mengajarkan empat jalan menuju Tuhan : Jnana Marga, Bhakti Marga, Karma Marga, dan Yoga Marga.

3. ISKCON dalam praktek spiritualnya cenderung eksklusif dan anti sosial, merendahkan tradisi budaya lokal lain, merendahkan kaum wanita, melakukan child abuse.

HINDU dalam praktek spiritualnya cenderung inklusif dan akomodatif terhadap budaya local dan toleran teradap keyakinan lain…semua jalan adalah jalan-Ku.

4. ISKCON adalah organisasi internasional lintas negara (transnasional sampradaya) yang pusatnya di New York, USA menolak disebut Hindu sesuai pernyataan pendiri ISKCON sendiri ; Srilla Prabhupada (BG Lecture NY 23/11/66) dan anggotanya terdiri dari umat berbagai agama /lintas agama yang berkategori sebagai Gerakan Agama Baru ( New Age
Movement ) karena mencari pengikut sebanyak banyaknya dengan system misionaris dari semua umat beragama (lintas agama) di seluruh dunia .

HINDU adalah sebuah agama yang menyangkut tradisi besar dengan berbagai system pemujaan.

Iskcon

Tuhan menurut Veda

Tidak ada seorang pun didunia ini yang bisa atau pernah melihat Tuhan, namun beberapa sastra Veda megulas tentang ciri – ciri tuhan; seperti: Brahma Samhita, Atharva Veda, Yajur Veda.

Brahma samhita menyebut Krishna adalah Tuhan yang maha esa.

Brahma-saṁhita TEKS 1:
īśvaraḥ paramaḥ kṛṣṇaḥ
sac-cid-ānanda-vigrahaḥ
anādir ādir govindaḥ
sarva-kāraṇa-kāraṇam

Terjemahan

Kṛṣṇa yang dikenal sebagai Govinda adalah Tuhan Yang Maha Esa. Dia memiliki tubuh spiritual bahagia yang abadi. Dia adalah asal dari segalanya. Dia tidak memiliki asal lain dan Dia adalah penyebab utama dari semua penyebab. vedabase.io

Sedangkan YajurVeda menyebutkan;
Na tvaam anyo divyo na parthivo na jato na janishyathe |
Yajurveda 27,36

Artinya: Ya Tuhan! Tidak ada orang sepertimu di dunia ini atau di dunia lain. Tidak ada tubuh yang sama dengan Anda yang dilahirkan dan juga tidak akan pernah lahir di masa depan.

Kontradiksi dan logika

Jika krisna yang di maksud dalam bhagawad gita adalah sosok tuhan yang maha esa, bukan kah Dia terlahir dari rahim seorang ibu? sudah jelas YajurVeda menyatakan tuhan tidak pernah dilahirkan. jika krishna lahir sebagai tuhan itu sendiri justru akan bertentangan dengan YajurVeda.

Sebagai catatan Bhagawad gita dengan jelas megakui YajurVeda;

BG. 9:17
pitāham asya jagato mātā dhātā pitāmahaḥ
vedyaṁ pavitram oṁkāra ṛk sāma yajur eva ca

“Akulah Pemelihara dan Penguasa Tunggal alam semesta; Ayah, Ibu, dan Leluhur sejati, Akulah Hyang Patut Dikenal, Hyang Maha Menyucikan, Sabda Mulia Oṁ; dan, Sumber segala Pengetahuan, Veda – Ṛg, Yajur, dan Sāma.” (bhagawadgita puja santi)

Sampai saat ini yang paling utama dan tertua dalam litelatur Veda adalah Reg Veda, Yajur Veda, Sama Veda dan Atharva Veda.

Iskcon hanya menyembah Krishna sebagai entitas tertinggi dan shrila prabupada sebagai guru suci yang harus di puja/disembah. Semua praktek pemujaan dilakukan dengan jalan bhakti dengan mengucapkan mantra hare krishna,  pemujaan terhadap dewa-dewi dianggap sebagai tindakan bodoh atau tamasik. Hal ini sangat bertolak belakang dengan Rig Veda dimana ritual pemujaan justru dilakukan kepada banyak dewa.

Dari uraian diatas sangat jelas terdapat kontradiksi ajaran iskcon dengan Catur Veda. Jika kita tetap kekeh dengan keyakian bahwa sosok Krishna yang dimaksud dalam Bhagawad gita / Mahabharata adalah Tuhan yang sama yang di sebut dalam Brahma samhita, maka kesimpulannya adalah;

  • Tuhan tidak konsisten, di waktu sebelumnya Tuhan mewahyukan ajaranNya bahwa Ia tidak akan dilahirkan (YajurVeda, 27.36) namun di lain waktu Ia menyatakan hal yang berbeda. Apakah Tuhan itu lupa atau mungkin telah berbohong?

Disisi lain Atharva Veda juga tdak secara tegas menyatakan gender Tuhan. Apakah tuhan seorang pria atau wanita? Sementara seperti yang kita tahu Krishna adalah sosok pria.

Yeka yeva namasyo vikvidah | Atharva 2.2.1

Artinya: Di antara semua pria dan wanita, hanya ada satu. Siapa yang layak dipuja, dan juga layak disembah.

Tulisan ini adalah analisa berdasar logika dan akal sehat. Dikutip dari berbagai sumber.

Share this post on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *