Rahasia terbesar kasta dalam Veda

Tri Hita Karana
63 / 100

Rahasia terbesar kasta dalam veda

Banyak masyarakat non hindu menganggap bahwa ajaran Hindu diskriminatif karna membeda – bedakan status sosial seseorang berdsarkan kasta, namun pada kenyataanya tidak ada satupun Dalam sastra hindu menyebut istilah “kasta”. Lalu kenapa orang – orang melabeli Hindu dengan “kasta”?

Pengertian kasta

Kasta adalah istilah orang eropa untuk mengelompokan masyarakat antara kaum bangsawan dan kaum budak. Kasta berasal dari bahasa Spanyol dan bahasa Portugis (caste) yang artinya adalah pembagian golongan masyarakat. (wikipedia)

Advertisements

Kasta dalam Veda

Istilah kasta dalam masyarakat india digunakan oleh orang – orang eropa untuk mengelompokan masyarakat india saat negara tersebut sedang dijajah oleh bangsa eropa. Istilah kasta sukses diterapkan di negara tersebut, hal ini karena dalam tradisi masyarakat india yang mayoritas hindu juga menerapkan Ajaran Veda yang di sebut Varna (Komunitas/profesi/pekerjaan). Varna dibagi dalam empat kelompok yaitu:

1. Brahmana : adalah profesi/pekerjaan seseorang sebagai rohaniawan atau guru sekolah atau penasihat spiritual kerajaan/negara.

2. Kshatriya : adalah orang – orang yang ada dalam pemerintahan kerajaan/negara (Raja, mentri atau para prajurit) tugasnya melindungi negara dari ancaman peperangan atau musuh.

3. Vaisha: adalah profesi seseorang yang bekerja dalam badan usaha negara dengan tugas utama mengerakan perekonomian negara termasuk juga para pengusaha, saudagar ataupun para pedagang.

4. Shudra: adalah profesi seseorang sebagai pelayan atau pekerja kasar.

Dalam perkembangannya istilah kasta dan Varna seolah – olah terlihat sama akan tetapi sebenarnya keduanya berbeda.

Perbedaan kasta dan Varna

Kasta digunakan untuk membedakan atau membatasi pergaualan keluarga/kerabat dan keturunannya antara kelompok bangsawan, pengusaha dan para budak. Sedangkan Varna adalah pengelompokan berdasarkan pada profesi/pekerjaan yang dipilih berdasarkan kemampuanya dan tidak ada hubungan dengan keturunan. Misal: seorang anak yang lahir dari keluarga brahmana, tidak bisa nantinya disebut sebagai Brahmana jika dia ternyata memilih untuk menjadi seorang pedagang(Vaishya) atau menjadi tentara(Kshatriya) ataupun jika anak tersebut memilih untuk menjadi pelayan(Shudra).

Kenapa Veda mengajarkan Varna?

Tujuan Veda mengajarkan Varna tentunya untuk kesejahteraan dan kedamaian sebuah negara. Maksudnya?? Bayangkan jika dalam sebuah negara hanya ada kshatrya saja lalu siapa yang akan menjalankan perekonomian? siapa yang akan Melakukan pekerjaan pembangunan? siapa yang akan menjadi guru atau pengajar? Artinya setiap golongan ini saling mengelengkapi satu sama agar sistem dapat berjalan dengan baik demi kemakmuran sebuah negara. Inilah tujuan utama dari ajaran Veda tentang Varna.

Apakah Varna dan kasta adalah sama?

Dalam perjalannya Ada kesalah pahaman dalam penerapan Varna dimana Varna di identikkan dengan kasta. Dimana Varna dan kasta sebenarnya sangat berbeda dari segi konsep ajaran. Masyarakat yang begitu bangga lahir dari keluarga kshatriya takut jika nantinya kehilangan gelarnya sehingga di sebut sudra dan harus melakukan pekerjaan kasar hal ini memunculkan gagasan untuk mempertahankan gelarnya dengan melakukan kebohongan besar dan menyetujui istilah kasta.

Advertisements

Tinggalkan Balasan