Menjaga keharmonisan dan perlindungan orang-orang tercinta adalah prioritas bagi setiap keluarga. Dalam tradisi Hindu, doa memohon keselamatan keluarga merupakan bentuk penyerahan diri yang tulus kepada Sang Hyang Widhi Wasa agar setiap anggota keluarga senantiasa dipagari oleh energi positif dan dijauhkan dari marabahaya. Melalui tulisan ini, kami mengajak pembaca untuk memahami dan mempraktikan teks suci mantra perlindungan ini. Mari kita pelajari kumpulan doa dan mantra suci yang dapat membawa kedamaian serta keselamatan bagi seluruh penghuni rumah Anda.
Mantram atau doa Memohon keselamatan ini ejaannya sedapat mungkin mengikuti bahasa Sansekerta untuk mendekati pengucapan. Setiap hurup bergaris kecil di atasnya, dibaca lebih panjang. Misal: à dibaca aa dan ù dibaca uu. Namun, huruf v (asli) sudah diganti dengan huruf w untuk mendekati cara bacanya.
Om wisowiso wo atithim
wajayantah purupriyam
agnim wo duryam wocah
stuse sùsasya manmabhih
Artinya:
Ya Tuhan, Engkau adalah tamu yang datang pada setiap rumah. Engkau amat
mencintai umatMu. Engkau adalah sahabat yang maha pemurah. Perkenankanlah hamba memuja-Mu dengan penuh kekuatan, dalam ucapan maupun tenaga dan dalam lagu pujian.
Om Brhatsumnah prasawità niwesano
jagatah sthaturubhayasya yo wasi
sa no dewah sawità sarma yaccha twasme
ksayà ya triwarutham amhasah
Artinya:
Ya Tuhan Yang Maha Pengasih, yangmemberi kehidupan pada alam dan menegakkannya. Ia yang mengatur baik yang bergerak dan yang tidak bergerak, semoa Ia memberi rahkmatNya kepada kami untuk ketentraman hidup dengan kemampuan untuk menghindari kekuatan yang jahat.
Setelah bayi dimandikan, ayah bayi atau orang yang dituakan yang hadir di sana diminta membisikkan Mantram Gayatri (bait pertama Puja Trisandya) masing-masing tiga kali pada lobang telinga kanan dan kiri bayi itu.
Om wicakrame prthiwim esa età m
ksetrà ya wisnur manuse dasasyan
druwà so asya kiraya janà sa
uruksitim sujanimà cakà ra
Artinya:
Ya Tuhan, Engkau Hyang Wisnu yang membentang di bumi ini, menjadikan tempat tinggal bagi manusia. Kaum yang hina aman sentosa di bawah lindungan-Nya. Yang muliatelah menjadikan bumi tempat yang lega bagi mereka.
Om Taccaksur dewahitam sukram uccarat
pasyema saradah satam jiwema saradah sà tam
Artinya:
Ya Tuhan Yang Maha Kuasa, semoga seratus tahun hamba selalu melihat mata yang bersinar ciptaanNya, semoga hamba hidup seratus tahun lamanya.
Om Trayambhakam yajà mahe
sugandhim pusti wardhanam
unwarukam iwa bandhanà t
mrtyor muksiya mà mrtà t
Artinya:
Ya Tuhan, Kami menyembah dan memujamu, hai yang bermata tiga, hai Shiva. Engkau adalah kegembiraan yang manis, aroma kehidupan, yang memelihara kami, memulihkan kesehatan kami, dan membuat kami berkembang. Seperti, pada waktunya, batang dari mentimun melemah, dan buah dibebaskan dari pokok batang, sehingga membebaskan kami dari kemelekatan dan kematian, dan bukan dari kekekalan..
Referensi & Bacaan Lebih Lanjut:
This website uses cookies.